Rabu, 11 Juli 2012

Mimpi?


Kadang aku nanya ke diri aku sendiri, apa mimpi aku yg sebenarnya? Apa semua yg aku jalani ini mimpi aku? Atau cara untuk meraihnya? Atau malah bukan keduanya? Ntah lah. Yg aku tau bukan ini yg aku cari. Aku punya mimpi, yg sudah terkubur jauh dalam lelap tidur aku yg semakin hari semakin gak gak karuan jadwalnya. Aku bahkan lupa untk apa aku hidup. yang selalu aku tau sejauh ini aku cuma melakukan apa yg diinginkan keluargaku. Menuruti semuanya, dan melupakan mimpiku sendiri. Aku lupa jati diriku. Aku bahkan lupa bersyukur pada-Nya. Aku bahkan tidak melakukan apa2 untuk meraih mimpiku. None.
Hidup ini seolah rutinitas yg emang mau gak mau harus aku jalani. Betapa keterlaluannya aku melupakan Dia. Aku hanya tau mimpi itu ada di hadapan sana, dan akan selalu ada disana sampai aku sendiri yg meraihnya. But how? Sementara aku sendiri udah mulai melupakan hakikat hidup yg sebenarnya.
Hari ni, aku dapat pencerahan dari teman2 ku yg sekarang uda berhasil meraih mimpi mereka. Well, masih belum, mungkin. Tapi mereka uda berjalan lebih jauh dibanding aku yg masih merajut khayal. Di mata mereka, meraih mimpi itu sesederhana membuak mata di pagi hari. Begitu mudah, begitu....simple. Asal berani, dan percaya diri. Itu aja modalnya, kata mereka. Sedangkan buat aku, hidup aku terperangkap disini. Stuck. Dan aku gak tau gimana keluarnya.
Aku bukan apa-apa. Semua pencapaian aku selama ini belum apa-apa dibandingkan mimpi masa kecil aku yg begitu tinggi. Dan seharusnya aku tidak menjadi jumawa. Seharusnya aku tidak berhenti sampai disini. Harusnya aku masih berlari sekarang, meraih apa-apa yg belum kuraih. Aku harus menjadi nomer satu. Gak ada artinya kalo gak jadi yg nomer satu. dan nomer satu berarti pemenang.
Ya, aku pasti bisa :')


Love,
Ai.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar