Jumat, 02 Oktober 2009

Walau terkadang ia lelah dan terlintas untuk berhenti. Namun saat teringat akan dirinya yg dulu, ia tersenyum sedih. Kenapa semua cepat berlalu?

Setiap saat ia bertanya2, kpan rasa skit ini bisa hilang? Ah! Biarlah wktu yg akan menjawabnya nanti...

Meskipun waktu akan terus bergulir, kisah cintanya akankah terus berlanjut?

Harus dgn cara apalagi ia meminta? Dgn cara apalagi dia mengeluarkan curahan hatinya? Rasanya semua kata2 telah habis utk menggambarkan kepedihan hatinya. Susah. Susah sekali bangkit dari keterpurukannya.

Keterpurukan yg tak habis2nya menyiksa dia dlm senyum. Meski di sekililingnya semua org berteriak memintanya bangkit, tp suara bagaikan bisikan yg tiada arti. Bisikan yg dikalahkan oleh rintihan. Rintihan cinta... Yg tak berbalas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar