Tidakkah ada satu orangpun yg mau menolongnya ? Tidak adakah orang yg mau menyampaikan duka hatinya pd lelaki itu ? Sungguh, dia sangat lelah. Yg dia butuhkan hanyalah lelaki itu. Karena semua terasa benar bila lelaki itu tersenyum padanya. Karena semua rasa lelah seolah mengalir keluar bila lelaki itu menatap matanya. Karena dia merasa utuh kembali bila lelaki itu memeluknya. Dia sangat membutuhkannya...
Ya, dan sekali lagi, itu hanya bisa terjadi di alam bawah sadarnya. dan saat dia membuka mata, kenyataan pahitlah yg menyambutnya. Menebar senyum kemenangan padanya yg telah kalah. Perasaan dia yg lembut telah mengurai logika menjadi satu kenangan. Kenangan yg terlalu sakit untuk disimpan namun terlalu indah untuk dibuang....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar