Kamis, 01 Oktober 2009

Baru sekali ini ia merasakan patah hati. Jiwanya resah. Secuil hati kecilnya marah dan merasa bodoh. Tapi cinta mengalahkan logikanya. Cintanya tidak rumit. Cintanya tulus. Tidak melihat siapapun orang itu ataupun menilai kekurangannya. Cintanya cinta sederhana. Yg akan selalu memaafkan. Yg akan selalu menerima. Cintanya begitu polos, seperti cinta seorang anak pd ibunya; tulus tanpa perlu tahu alasannya apa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar