Rabu, 23 Juni 2010

Belajar dari hujan

This is specially for my bro,
who also likes the rain...
Thanks for being here in the worst time of my life.. :-)

Mungkin sekarang memang sudah waktunya berganti musim,
hari mulai hujan terus
didahului dgn langit hitam kelam
ada sedikit rasa takut
sendirian
kesepian

kemudian turunlah hujan...
Manusia dgn sejuta kesempurnaannya,
jadi tdk brarti apa2 di saat hujan
hanya bisa diam,
mungkin merenung,
banyak memori yg tiba2 keluar berloncatan di saat hujan
sejuta kenangan yg tanpa permisi memenuhi seluruh isi kepala
perasaan2 yg didapat hanya pada saat hujan turun

hujan deras,
ada yg memilih mencermati,
mengagumi, membiarkan diri beristirahat sejenak dari hiruk pikuk dunia
ada juga yg marah2 karena merasa aktivitas terhenti,
terputus dr sesuatu yg disebut peradaban
sebagian merasa takut
merasa hujan seperti badai yg mengempas seluruh hidupnya
kadang seseorang merasakan ketiganya.

Tapi sore ini,
entah mengapa hujan jd punya makna
selalu ada pelangi setelah hujan
awan selalu kembali cerah
anak kecil, tukang jualan, sampai para pekerja kembali memenuhi jalan
hujan ternyata bukan utk selamanya
kdg memang panjang
kdg teramat panjang
tapi semua kembali normal
masih ada kehidupan setelah hujan

masalah itu ibarat hujan
betapapun berat
betapapun sakit
menyesakkan
membuat mual
dan ingin muntah
suatu hari...
Pasti akan berakhir

bersabar
menunggu, mungkin merenung sambil menanti hujan usai
tidak perlu menerobos derasnya
membiarkan diri bertambah sakit
atau menjadi basah kuyup
sedikit lagi...
Matahari akan kembali bersinar
sedikit lagi...
Keceriaan akan kembali mengisi hari
sedikit lagi...

Amiin
:)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar