Mungkinkah ada secuil kbahagiaan ketika kehampaan
setia kucacah di ujung luka yg blum mengering.
Hampa yg mengendus nelangsa dan selalu berakhr dalam genangan kcewa yg memuja sia2. Mengais pilunya hati
tanpa taht kmana mesti mencari obatnya.
Tergopoh dibilas sedu sedan tangis yg ingin segera kubasuh dg senyum merona. Melibas pahit yg kau tinggalkan. Menelaah hati baru yg mungkin datang menjelang.
Siapa tahu di suatu masa, kutemukan setitik cinta bersemi tanpa tanda tanya. Datang dg lugunya, menawarkan terang di balik gelap yg mendekapku dalam titik hitam yg memanjang
Setidaknya aku masih punya mimpi yg coba kuwujudkan dalam damba, meski hanya menempias pd getar ilusi belaka.
Semoga...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar