Menyeka sgala lara yg menguntit pd malam gelap.
Merobek indahnya cerita mencintai dan menantimu.
Sapa yg kurunut pd deretan hari tak menjemput nyata.
Pertemuan yg kupilih sbg pembunuh rindu hanya menyapu sia2.
Tak kudengar bisik lembutmu merambah sepiku
menyudutkanku di batas gelisah yg mengunyah luka,
satu demi satu.
Andai kau tahu...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar