Jumat, 02 Oktober 2009

Mengapa? Mengapa jd begini hidupnya? Satu per satu org yg dia sayang pergi meninggalkannya. Sahabt2 yg dulu selalu ia percaya, keluarga yg selalu ia cintai, dan puncaknya lelaki itu. Apa dia tidak pantas utk bahagia? Sebesar itukah kesalahan yg ia lakukan di masa lalunya hingga kini karma tak henti menghukumnya? Apalagi yg harus dia lakukan? Kpd siapa lagi dia harus minta maaf agar meringankan dosa akibat kesalahan2 yg pernah ia lakukan? Tapi apakah manusia mapu mengubah kenyataan? Atau mengatur hidupnya sendiri?

Tidak. Manusia hanya bisa menjalani takdir yg telah digariskan Tuhan utknya. Tapi dia hanya bisa meratapi dirinya bersama takdir yg menyiksa. Sampai kapan dia harus menyesali takdir yg membuatnya mulai kehilangan segalanya perlahan2? Mungkin org akan menganggap itu sbg hal biasa, namun apakah mereka tau bahwa yg disini menderita? Dia rasa takkan ada yg mengerti kecuali Tuhan!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar