Jumat, 30 Oktober 2009

Lalu apa yg bisa dia lakukan skrg? Perlahan dia menjenguk ke dasar hatinya... Tidak dia temukan lg luka itu, ataupun duri2 tajam yg mengoyak lapisan demi lapisan hatinya. Mau tahu apa yg dia lihat? Dia tdk menemukan apa2. Bahkan htinya. Hatinya! Hanya ada sebuah lubang menganga di dadanya, tempat hatinya dulu berada...
Dia mencintai lelaki itu. Apa dia salah? Ya, jelas dia salah. Mau sampai kapan dia hidup dgn harapan2 semu seperti itu? Jika lelaki itu memang tdk akan kembali, lalu mengapa lelaki itu memberi harapan padanya? Itu sama saja menghancurkannya.  Memerangkapnya. Menghambat masa depannya. Tolong bawa dia ke dunia nyata...  Tolong jgn kurung dia dalam harapan yg belum tentu jd nyata...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar